PHK Karyawan TikTok di Jerman: Pengurangan Tenaga Kerja di Divisi Kepercayaan dan Keamanan

TikTok baru-baru ini mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap 150 karyawan di divisi kepercayaan dan keamanan di Jerman. Langkah PHK karyawan TikTok merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pengelolaan konten.

PHK karyawan TikTok itu berdampak pada sekitar 40% tenaga kerja TikTok di Jerman, yang memiliki sekitar 400 karyawan.

Tindakan ini memicu aksi mogok massal oleh pekerja TikTok di Jerman, dengan serikat pekerja ver.id yang mewakili karyawan, bernegosiasi dengan manajemen selama beberapa minggu untuk meminta pesangon bagi karyawan terdampak. Namun, meskipun terjadi beberapa aksi protes, manajemen TikTok menolak untuk berunding, yang mengarah pada eskalasi lebih lanjut.

PHK Karyawan TikTok: Penggantian Posisi oleh Kecerdasan Buatan

Menurut juru bicara TikTok, Anna Sopel, pemangkasan karyawan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Meskipun banyak pekerja yang terkena dampak, perusahaan menegaskan bahwa divisi kepercayaan dan keamanan yang mengawasi konten platform tetap akan diperkuat.

TikTok memastikan bahwa upaya untuk melindungi integritas dan keamanan platform tidak akan terganggu oleh pengurangan jumlah karyawan.

Divisi ini bertanggung jawab untuk memeriksa hingga 1.000 video per hari, memastikan bahwa konten yang dipublikasikan di platform tidak mengandung kekerasan, pornografi, misinformasi, atau ujaran kebencian. Pekerjaan ini, meskipun dilakukan manusia, sering kali dipadukan dengan dukungan dari kecerdasan buatan.

Langkah TikTok ini menunjukkan tren peningkatan penggunaan AI dalam industri digital, yang berdampak langsung pada tenaga kerja manusia.

Meskipun perusahaan berupaya meningkatkan efisiensi, kebijakan ini memunculkan tantangan besar bagi karyawan yang terdampak, yang mengharapkan perlindungan lebih dalam proses pemutusan hubungan kerja. Sebagai respons, serikat pekerja terus menuntut hak-hak yang lebih baik bagi mereka yang kehilangan pekerjaan.

PHK karyawan TikTok di Jerman menandakan transisi besar dalam industri teknologi, di mana kecerdasan buatan semakin mengambil peran besar dalam operasional perusahaan.

Meskipun alasan efisiensi menjadi dasar perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja, dampak sosial bagi pekerja dan dinamika hubungan industrial menjadi isu yang perlu mendapat perhatian lebih dalam perkembangan industri digital.

Demikian informasi seputar PHK karyawan TikTok di Jerman. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Nutshell-Movies.Com.

Related Posts